Senin, Desember 23, 2013

HTC Akan Gabungkan Dua OS Dalam Satu Smartphone

HTC Akan Gabungkan Dua OS Dalam Satu Smartphone - HTC berencana akan menggabungkan dua sistem operasi dalam sebuah smartphone. Ada Microsoft dibalik ide satu smartphone dengan dua OS yaitu Android dan Windows Phone 8, Seperti yang dikutip InfoTech dari Bloomberg. Microsoft ingin terus mengembangkan Windows Phone setelah mengakusisi Nokia pada September tahun 2013 ini, setelah mengeluarkan smartphone Nokia dengan seri Lumia dengan spsefikasi yang wah untuk menarik minat pengguna Android smartphone beralih ke Windows Phone. Dan kali ini Microsoft Membujuk HTC untuk menggabungkan Android dan Windows Phone di vendor HTC, meskipun Microsoft sudah bekerja sama dengan HTC dengan produk HTC Windows Phone 8X.
HTC Akan Gabungkan Dua OS Dalam Satu Smartphone

Microsoft terus berupaya agar Windows Phone bisa menjadi salah satu OS smartphone yang dapat diterima masyarakat. Pembicaraan dengan HTC mengenai penggabungan dua OS pada handset HTC belum begitu mendapat respon dari HTC sendiri. Terry Myerson Kepala Bidang  Sistem Operasi Windows menawarkan HTC  untuk menggabungkan sistem operasi Android dan Windows phone dengan memotong biaya lisensi dari Windows Phone, meskipun di HP HTC sudah ada OS Android dan HTC Windows Phone 8X sebelumnya. Namun pembicaraan itu masih tahap awal dan belum ada kesepakatan dan keputusan yang dibuat.

Kerja Keras Microsoft Untuk Menyaingi Android Market

Microsoft perlu kerja keras untuk bisa mengalahkan dominasi Android di pasar smartphone dunia, Selain HTC yang mulai diajak bekerjasama, Microsoft juga langsung berkunjung ke Indonesia untuk mempromosikan langsung Nokia seri Lumia dengan OS Windows Phone.

Dalam kunjungan ke Indonesia, Bos Microsoft Chris Weber, Executive Vice President Sales and Marketing Nokia  Roxy Mas pada 19/12/2013 lalu, dalam sesi wawancara yang dikutip InfoTech Review dari Intet.Detik.com di Hotel Mulia Senayan, Weber menyatakan "Kami punya teknologi mengagumkan yang perlu ditunjukkan kepada konsumen. Jika kami punya waktu 15 menit saja untuk menunjukkan kemampuan Lumia, bisa saja pengguna ponsel lain akan beralih,"

"Ada yang bilang menggunakan Windows Phone itu susah. Mungkin ada kesan menggunakan platform selain Android itu susah. Saya bisa buktikan sebaliknya," lanjut Chris.

Chris pun pernah menantang seorang pengguna ponsel Android untuk adu cepat memposting konten di Facebook dengan Nokia Lumia, dimulai dari kondisi ponsel mati. Hasilnya, Lumia menang dan pengguna Android itu dihukum harus memposting tulisan 'I Love Lumia'.

Meskipun Microsoft masih baru dalam bisnis Mobile khususnya smartphone dengan mengakusisi Nokia, jangan salah pendapatan Microsoft dari Android tidaklah kecil, Microsoft diuntungkan dengan laris manisnya HP Android di pasar dunia dari royalty fee, Microsoft mendapat $ 2,5 Billion per tahun, dan kalau di Rupiah kan sekitar 23 Trilyun se tahun, hampir sama dengan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Pada Tahun 2011. Angka yang fantastis untuk royalty hak cipta yang terus bertambah seiring dengan pesatnya persaingan vendor menggunakan Android dengan merilis smartphone unggulan masing-masing berbasis Android, apalagi kalau Windows Phone bisa merajai pasar smartphone dunia, minimal 50 Persen saja, Berarti Microsoft tidak sia-sia mengakusisi saham Nokia.

Begitulah Microsoft memperjaungkan Windows Phone setelah investasi besar di Nokia agar pengguna Android dan smartphone OS lain bisa beralih ke Nokia Lumia. Kita masih menunggu gebrakan Nokia Smartphone dengan Windows Phone untuk mengalahkan dominasi Android smartphone. Akankah Vendor lain diajak bekerjasama untuk menggabungkan Android dan Windows Phone dalam satu handset? Atau akankah vendor lokal juga akan dirayu Microsoft, kita tunggu saja.


0 komentar

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.